Tips Pertama: Merancang Jadwal Harian
1. Cari tahu cara Anda biasanya menghabiskan waktu.
Sebelum Anda mencari cara untuk mengoptimalkan waktu, perhatikanlah
baik-baik cara Anda biasanya mengerjakan pekerjaan sehari-hari. Jika
Anda harus pergi sekolah atau bekerja, jadwal harian Anda sedikit banyak
telah ditentukan oleh kegiatan ini. Sekalipun Anda bisa lebih bebas
menentukan kegiatan di waktu luang.
- Luangkan waktu beberapa hari untuk meneliti cara Anda menghabiskan waktu. Tuliskanlah apa saja yang Anda kerjakan setiap hari. Perhatikan baik-baik cara Anda menghabiskan waktu luang. Apakah Anda main gim video atau membersihkan rumah? Buatlah daftar yang berisi kegiatan-kegiatan ini serta waktu yang Anda habiskan untuk mengerjakannya.
2. Perkirakan waktu yang Anda butuhkan untuk sampai ke sekolah, kantor, atau saat menyelesaikan urusan lainnya.
Kemungkinan, Anda menghabiskan cukup banyak waktu dalam perjalanan
berangkat ke sekolah, kantor, atau saat menyelesaikan urusan lainnya,
serta untuk kembali lagi ke rumah. Waktu ini perlu diketahui untuk dapat
menyusun jadwal harian Anda dan menyelesaikan tugas-tugas yang penting.
Perhatikanlah berapa banyak waktu yang diperlukan selama perjalanan
Anda biasanya, dan alokasikan waktu dari jadwal harian Anda untuk
perjalanan Anda dari satu tempat ke tempat lainnya.
- Sesuaikan jadwal harian Anda berdasarkan pada waktu perjalanan ini.
3. Tentukan waktu biasanya Anda paling produktif.
Saat
merancang jadwal harian, pertimbangkanlah penataan beragam pekerjaan
Anda di dalamnya. Mengubah penataan pekerjaan di dalam jadwal mungkin
diperlukan untuk memaksimalkan produktivitas Anda. Sebagai contoh,
tentukanlah waktu yang paling produktif untuk Anda bekerja. Tentukan
pula waktu di saat perhatian Anda mudah teralihkan oleh panggilan
telepon dan surel yang masuk. Anda mungkin akan menyadari bahwa
produktivitas kerja Anda paling baik di pagi hari, sementara di siang
hari Anda mulai harus menjawab banyak panggilan telepon.
4. Perhatikan pengaruh kebiasaan Anda terhadap kehidupan sehari-hari.
Mengikuti jadwal harian sangat ditentukan oleh pengaruh kebiasaan Anda
terhadap kehidupan sehari-hari. Terkadang kebiasaan yang Anda miliki
sangat buruk sehingga menghambat Anda untuk menikmati waktu atau
mencapai tujuan Anda. Di sisi lain, kebiasaan tertentu mungkin saja
diperlukan agar Anda dapat mengikuti jadwal harian. Saat Anda masih
mencoba untuk menjadwalkan waktu, pertimbangkanlah peran kebiasaan Anda
terhadap kehidupan sehari-hari.
- Misalnya, Anda mungkin menyadari sering kali kelelahan setelah melakukan kegiatan yang Anda sukai. Setelah itu, Anda tidak mempunyai dorongan atau tenaga untuk melakukan hal lainnya, seperti mengerjakan sesuatu untuk tujuan jangka panjang Anda. Di sisi lain, Anda juga mungkin menghabiskan terlalu banyak waktu untuk memenuhi kewajiban sosial, sehingga tidak sempat untuk merawat diri. Kedua kebiasaan ini bisa sama berbahayanya bagi kebahagiaan pribadi Anda. Sehingga Anda perlu mengetahui pengaruh kebiasaan ini terhadap kehidupan Anda.
- Saat Anda mulai menyadari kebiasaan mana yang menghambat Anda mencapai tujuan atau mendapatkan hal yang Anda inginkan, carilah cara untuk mengubahnya sehingga Anda bisa memanfaatkan waktu dengan lebih baik. Caranya mungkin cukup sederhana, seperti membatasi waktu dalam kegiatan tertentu, seperti saat bermain gim video. Misalnya, Anda baru akan meluangkan waktu untuk bermain gim video setelah menyelesaikan pekerjaan penting untuk tujuan jangka panjang. Atau mungkin Anda bisa saja menolak permintaan orang lain sehingga mempunyai waktu luang untuk merawat diri.
5. Kurangi waktu yang terbuang.
Mungkin ada banyak waktu
dalam keseharian Anda yang tidak bermanfaat. Banyak di antaranya yang
tidak dapat dihindari, seperti kemacetan yang Anda hadapi saat menuju
bank di waktu makan siang. Perhatikanlah jadwal Anda, dan carilah waktu
yang belum dimanfaatkan sebaik mungkin. Pikirkan cara untuk menata ulang
jadwal Anda untuk mengurangi kegiatan yang menyebabkan waktu terbuang
percuma seperti ini.
- Jika Anda tidak bisa menata ulang kegiatan Anda, pertimbangkanlah untuk melakukan beberapa hal sekaligus. Anda bisa beristirahat sebentar dalam perjalanan menuju kantor dengan bus umum. Kemudian Anda mungkin bisa minum kopi sambil membaca novel.
6. Rencanakan kegiatan siang hari Anda malam sebelumnya.
Merencanakan kegiatan Anda sehari sebelumnya adalah pilihan yang
terbaik. Jika Anda belum pernah membuat jadwal sebelumnya, Anda mungkin
membutuhkan waktu hingga terbiasa menata semuanya. Jangan paksakan diri
untuk membuat jadwal yang sempurna pada hari pertama, atau bahkan dalam
satu minggu pertama mencoba.
- Buatlah rancangan kasar jadwal kegiatan hari esok dengan mencantumkan semua pekerjaan yang Anda coba selesaikan serta waktu yang Anda alokasikan untuk masing-masing pekerjaan. Berikan sedikit kelonggaran sementara Anda menyesuaikan diri dengan penjadwalan waktu seperti ini.
Tips kedua: Menyeimbangkan Kewajiban Jangka Pendek dengan Jangka Panjang
1. Masukkan tujuan jangka panjang Anda ke dalam kegiatan sehari-hari.
Walaupun Anda mungkin sudah mengetahui dengan jelas apa yang ingin Anda
kerjakan setiap harinya, hal ini sebenarnya merupakan langkah yang
paling sulit sekaligus paling penting saat belajar untuk mengikuti
jadwal harian. Menentukan tujuan Anda dan cara mencapainya tidak selalu
mudah. Pada saat yang sama, apa yang ingin Anda lakukan saat itu mungkin
tidak mendukung tujuan jangka panjang Anda. Menyeimbangkan keduanya
sebisa mungkin adalah pilihan yang terbaik, ketimbang memfokuskan diri
hanya pada salah satunya.
- Tentukan tujuan jangka panjang Anda. Apakah Anda ingin mendapatkan pekerjaan atau mencapai jenjang karier tertentu? Apakah Anda orang-orang tertentu yang ingin Anda kenal dengan lebih baik? Atau mungkin Anda ingin membentuk tim olahraga di sekolah? Apa pun tujuan Anda, menuliskannya di atas kertas bisa membuat Anda lebih menyadari keberadaannya, daripada hanya mengkhayalkannya dalam pikiran Anda.
- Buatlah daftar langkah demi langkah yang bisa Anda lakukan untuk mulai mencapai tujuan ini. Sediakanlah waktu dalam jadwal Anda untuk melakukan langkah-langkah tersebut.
2. Pisahkan tujuan yang Anda tentukan sendiri dari tujuan yang ditentukan oleh orang lain.
Mencari saran dari orang lain saat menentukan tujuan Anda adalah hal yang bagus. Tetapi, Anda perlu memastikan tujuan tersebut sejalan dengan keinginan Anda sendiri. Jadwal harian Anda mungkin saja masih berisi dengan kewajiban-kewajiban yang tidak sejalan dengan tujuan Anda.
-Sebagai contoh, apakah orang tua ingin Anda memilih karier tertentu,
seperti menjadi pengacara atau dokter? Walaupun keinginan orang tua
yang demikian sering kali berkaitan dengan harapan agar anaknya hidup
bahagia dan sukses, pilihan karier ini mungkin bukanlah sesuatu yang
akan membuat anaknya bahagia dan puas dengan hidupnya. Memberitahukan
bahwa keinginan mereka mungkin menghambat kemandirian Anda bisa menjadi
langkah pertama yang penting agar Anda lebih nyaman menentukan jalan
hidup Anda sendiri. Pilihan terburuk dalam hidup adalah menjalaninya
sesuai dengan keinginan orang lain, dan tidak pernah mencari tahu apa
yang sebenarnya membuat Anda bahagia.
- Saat menentukan tujuan jangka panjang Anda sendiri, carilah cara agar tujuan ini sesuai dengan apa yang diharapkan orang lain terhadap diri Anda. Anda mungkin tidak bisa menghindari seluruh tanggung jawab dan harapan orang lain. Tetapi, Anda bisa mulai menjadwalkan waktu agar lebih fokus mengejar tujuan Anda sendiri.
3. Utamakan hal yang harus dikerjakan.
Ada beberapa hal
dalam daftar kewajiban Anda yang harus dikerjakan segera. Sementara
tugas-tugas lainnya bisa ditunda. Saat Anda menata alur kegiatan
sehari-hari Anda, sisihkan waktu untuk sebagian besar tugas yang harus
segera dikerjakan.
- Anda mungkin punya beberapa tugas yang sama setiap hari, sementara lainnya hanya perlu dikerjakan sesekali. Sesuaikan jadwal Anda agar bisa menyelesaikan tugas yang hanya perlu dikerjakan sesekali tersebut. Anda bahkan bisa merencanakannya dalam jadwal harian Anda. Sisihkan waktu dalam sehari sebagai waktu "fleksibel". Waktu tersebut bisa Anda gunakan untuk menyelesaikan tugas-tugas mendadak. Dan jika tidak ada tugas mendadak yang harus Anda kerjakan hari itu, Anda bisa menggunakannya dalam kegiatan yang menunjang tujuan jangka panjang pribadi Anda, seperti latihan di pusat kebugaran atau bermain gitar.
Tips Ketiga: Menuliskan Jadwal Anda
1. Carilah media terbaik untuk mencatat jadwal Anda.
Mencatatkan jadwal Anda adalah salah satu cara terbaik agar Anda dapat
mengikutinya. Jika Anda bisa melihat jadwal Anda dengan mudah, Anda akan
terbiasa untuk memeriksanya secara teratur. Carilah cara yang paling
cocok untuk Anda. Kemudian, Anda bisa memeriksa jadwal tersebut jika
perlu mengingat kembali tugas apa yang harus Anda kerjakan selanjutnya.
- Beberapa orang lebih suka menuliskan jadwal di dalam buku agenda. Sementara yang lain lebih suka mencatatnya dalam laptop atau tablet. Ada banyak aplikasi yang bisa Anda gunakan untuk membuat jadwal di perangkat seluler.
- Jika Anda menggunakan komputer atau ponsel untuk mencatat jadwal, Anda bisa menyalakan alarm untuk mengingatkan Anda saat harus mengerjakan sesuatu yang penting.
2. Atur waktu Anda dalam rentang 30 menit.
Saat Anda mulai merencanakan jadwal, bagilah waktu satu hari Anda ke dalam rentang 30 menit. Rentang waktu ini dapat dikelola untuk memenuhi tugas tertentu.
Sehingga Anda tidak harus merancang jadwal Anda hingga setiap menitnya.
3. Pertama-tama, masukkanlah kegiatan yang diperlukan ke dalam jadwal.
Anda mempunyai kewajiban tertentu yang harus dipenuhi pada waktu
tertentu sepanjang hari. Misalnya, Anda harus mengantar anak-anak ke
sekolah pada pukul 8 pagi, kemudian Anda harus menjemputnya pada pukul 3
sore. Masukkan kegiatan seperti ini ke dalam jadwal Anda terlebih
dahulu.
4. Masukkan waktu "fleksibel".
Setelah kewajiban Anda
masuk ke dalam jadwal, carilah waktu-waktu saat Anda tidak harus
mengerjakan tugas tertentu. Anda bisa mengelompokkan waktu seperti ini
sebagai waktu "fleksibel". Sekarang, perhatikan tujuan jangka panjang
Anda dan mulailah memasukkan kegiatan pendukungnya ke dalam jadwal Anda.
Itulah tadi 4 tips yang bisa anda lakukan dalam menyusun jadwal harian anda. ingat bahwasanya kesuksesan itu dibangun setiap hari. so.. jangan biarkan waktu anda terbuang sia-sia walaupun itu hanya satu menit.
- Waktu fleksibel juga bisa digunakan untuk mengerjakan tugas-tugas mendadak dan kegiatan lain yang tiba-tiba diperlukan.
5. Sering periksa jadwal Anda.
Saat Anda masih
menyesuaikan diri dengan jadwal keseharian, Anda sebaiknya sering
memeriksanya. Hal ini akan membantu Anda untuk mengingat kegiatan yang
Anda rencanakan, sekaligus agar Anda tidak lupa waktu saat mengerjakan
salah satu tugas atau kegiatan.
6. Sesuaikan jadwal Anda dengan kebutuhan.
Saat
mengikuti jadwal Anda setiap hari, periksalah kesesuaiannya dengan tugas
dan kegiatan Anda. Buatlah beberapa penyesuaian berdasarkan pada waktu
yang Anda habiskan untuk mengerjakan beragam tugas.
- Pastikan untuk menyertakan tujuan jangka panjang sehingga Anda bisa mencapainya.
Tips Keempat: Meluangkan Waktu Untuk Diri Sendiri
1. Carilah cara untuk merawat diri.
Menjadwalkan waktu
tidak hanya penting bagi produktivitas dan pemenuhan kewajiban sosial
Anda. Jadwal ini juga diperlukan untuk menjaga Anda tetap sehat dan
bahagia. Para peneliti menemukan, sebagai contoh, bahwa mahasiswa yang
meluangkan waktu untuk merawat diri lebih mampu mengendalikan stres dan
lebih berhasil dalam mencapai tujuan mereka.
- Perawatan diri berbeda bagi setiap orang. Bisa saja meliputi meditasi, tidur siang, bermain gim video, menghubungi teman, atau kegiatan lainnya. Carilah kegiatan mana yang paling membahagiakan dan/atau mengurangi stres Anda.
2. Sediakanlah waktu dalam jadwal untuk merawat diri Anda.
Tentukan waktu khusus untuk merawat diri sendiri. Walaupun Anda mungkin
memahami bahwa Anda membutuhkannya, mungkin Anda tidak akan meluangkan
waktu khusus untuk merawat diri.
- Jadwalkan perawatan pijat bulanan, atau luangkan waktu untuk bermain gim video 30 menit setiap hari. Meluangkan waktu untuk diri sendiri akan membuat Anda lebih mudah menghadapi banyak kewajiban yang tidak menyenangkan.
3. Hadiahi diri sendiri setelah berhasil menyelesaikan jadwal Anda.
Pastikan untuk menghadiahi diri sendiri setelah berhasil menjalankan
kegiatan sehari-hari berdasarkan pada jadwal yang Anda susun. Misalnya,
sisipkanlah permen kesukaan Anda dalam kantung pakaian dan biarkanlah
Anda menikmatinya saat berhasil menyelesaikan kegiatan dalam jadwal.
Dorongan positif seperti ini bisa membantu Anda menghubungkan perubahan
fungsional dalam perilaku Anda dengan hal yang menyenangkan.
Itulah tadi 4 tips yang bisa anda lakukan dalam menyusun jadwal harian anda. ingat bahwasanya kesuksesan itu dibangun setiap hari. so.. jangan biarkan waktu anda terbuang sia-sia walaupun itu hanya satu menit.






